diobrolin.com

Indonesia Ngobrol, Ngobrolin Indonesia

Madrasah Diniyah Bisa jadi Pemerkuat Pendidikan Karakter Bangsa

- Posted in Viral by

Blora, NU Online
Pendidikan karakter yang belakangan ini digencarkan pemerintah sejalan dengan misi Madrsah Diniyah (Madin). Bahkan, keberadaan madin bisa memperkuat pendidikan karakter bangsa. Karena berbicara karakter tidak bisa dilepaskan dengan berbicara sopan santun dan akhlakul karimah.

”Pembelajaran di madin sarat dengan materi akidah akhlak, dan materi itu bisa memperkuat pendidikan karakter,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Blora, H Selamet Pamudji di hadapan 426 kepala madin se-Kabupaten Blora, dalam halaqoh “Menggagas Regulasi Wajib Belajar pada Madin di Kabupaten Blora, Sabtu (24/3) di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Khozinatul Ulum.

Menurutnya, kebijakan ujian nasional yang hanya terfokus pada empat mata pelajaran ternyata mempunyai efek yang cukup luas. Diantaranya, sekolah dan siswa cenderung mendalami empat mata pelajaran yang diujikan. Yakni, matematika, IPA, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Sementara pelajaran yang lain dianggap tidak penting.

Kondisi itu bisa terlihat di banyak sekolah dimana siswa dan guru-guru melaksanakan les (tambahan jam pelajaran di sore hari) untuk empat mata pelajaran tersebut, sementara pelajaran yang lain tidak pernah di leskan. Tidak hanya itu, siswa juga berbondong-bondong mengikuti kursus sore atau malam hari.

”Akibatnya, anak-anak tidak punya waktu untuk mengaji atau belajar di madin,” tambahnya.

Dia, setuju dengan sejumlah pendapat bahwa moralitas atau karakter generasi muda sekarang mengalami penurunan. Saat ada kantin kejujuran, ternyata sifat jujur masih menjadi persoalan krusial. Terbukti, saat ini banyak kantin kejujuran berguguran. Kantin kejujuran ambruk, karena siswa yang tidak jujur.

Persoalan yang memprihatinkan ini, perlu dicarikan solusi. Salah satu solusinya adalah agar orang tua menyekolahkan siswanya di madin pada sore hari. Karena, pendidikan di madin akan memperkuat karakter anak didik.

”Saya akan mengeluarkan himbauan dalam bentuk lisan atau tertulis ke sekolah-sekolah agar siswanya diikutkan ke madin pada sore hari,” tambahnya.