diobrolin.com

Indonesia Ngobrol, Ngobrolin Indonesia

PALEMBANG - Farida Farichah, 28 tahun, terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama. Farida akan mengemban amanat peserta kongres untuk masa khidmat 2012-2015.

Dari 269, seluruh jumlah suara, Farida Farichah yang juga Direktur Rumah Pelajar di Ciputat, Tangsel, mendapatkan 177 suara. Sementara suara sisanya, diberikan untuk rekanita Ni’matul Azizah calon yang berasal dari PW IPPNU Jawa Tengah.

Pemilihan dilakukan di ruang makan Gedung Mekah Asrama Haji Palembang, jalan Kolonel H. Barlian, Palembang, Selasa (4/12) pagi.

“Mbak Farida dalam visinya hendak mengondisikan IPPNU sebagai rumah bagi para pelajar. IPPNU dalam gagasannya, harus menjadi tempat pelajar berkumpul dan mengembangkan sumber daya manusia,” kata Fina sambil menyuap makanannnya.

Rangkaian acara beruntun sejak pukul setengah sebelas Senin (3/12) malam hingga 07.00 Selasa (4/12) pagi. Sidang pleno yang diselesaikan pada pukul 00.25, disusul dengan pendemisioneran jajaran pengurus pusat IPPNU 2009-2012.

Semua jajaran pengurus berdiri dipanggung untuk menyatakan demisioner kepengurusannya. “Kami mohon maaf atas kekurangan dalam kepemimpinan kami,” kata Margaret Aliyatul Maimunah di hadapan peserta kongres IPPNU XVI.

Kepengurusan PP IPPNU 2009-2012 dinyatakan demisioner tepat pukul 00.35 untuk kemudian dilanjutkan dengan penentuan bakal calon. Penentuan bakal calon memakan waktu hingga setengah empat dini hari.

Penentuan bakal calon menetapkan dua nama calon ketua umum IPPNU 2012-2015. Dua nama yang melebihi batas penetapan, menyampaikan visi dan misi. Usai penyampaian visi oleh dua calon, peserta langsung menuju bilik suara untuk menentukan pilihannya.

Penghitungan suara selesai pukul 07.00, Selasa (12/4) pagi. Peserta menerima hasil putusan pemilihan. “Sementara pelantikan nanti digelar saat penutupan kongres IPPNU XVI,” tutup Fina.  Sumber: NU Online

Khoirul Anam HS, Ketua Umum IPNU 2012-2015

- Posted in Viral by

PALEMBANG - Kongres ke-XVII Ikatan Pelajar NU, IPNU mengamanatkan Khoirul Anam HS dari Sulawesi sebagai Ketua Umum IPNU untuk menjadi pemimpin Pimpinan Pusat IPNU untuk masa bakti 2012-2015.

"Rekan Anam diharapkan dapat memimpin IPNU dengan benar. Pemimpin artinya mengemban amanat, perjuang, dan menjunjung tinggi cita-cita bersama. IPNU organisasi pelajar, dia diserahi amanat berat," ujar aktivis IPNU dari Sumatera Utara yang tidak mau disebutkan namanya.

Pemilihan dilangsungkan di Gedung Serbaguna Asrama Haji Palembang, jalan Kolonel H. Barlian Km.9 Palembang, Selasa (4/12) pagi. Pemilihan yang diikuti secara antusias oleh peserta kongres, berakhir pada 12.30 siang.

“Perolehan suara didominasi oleh Khoirul Anam dengan skor 281 suara. Sementara pesaing tunggalnya, Abdurrahman Fauz memperoleh suarasebanyak 127,” kata Saiful Adilin, utusan IPNU Jakarta kepada NU Online di bawah tenda pemilihan PP IPPNU, Selasa (4/12) siang.

Menurut Saiful, dua nama tersebut lolos dalam putaran pertama. Sebelumnya, tiga nama lain sempat mengemuka seperti Idris, Murodi, dan Nahdi. Namun tiga nama terakhir gugur pada putaran pertama.

“Dari semua suara yang mendukung dua nama tersebut, tiga suara dinyatakan rusak oleh ketua presidium sidang penghitungan,” tambah Saiful.

Usai penghitungan pemilihan, Ketua Umum PP IPNU keluar dari Gedung Asrama Haji dengan disambut jabat tangan oleh sejumlah peserta kongres ke-XVII IPNU yang hadir. Sementara itu, Ketua Presidium sidang mengumumkan tim formatur yang akan membentuk jajaran kepengurusan baru PP IPNU.  Sumber: NU Online