diobrolin.com

Indonesia Ngobrol, Ngobrolin Indonesia

Ghasab Akses Internet

- Posted in Viral by

Bahwa zaman sekarang kebutuhan terhadap internet memang tak dapat terelakkan. Kita rela mengeluarkan uang untuk mendapatkan layanan internet. Namun di tempat-tempat tertentu kita bisa mengaksesnya dengan gratis. Maraknya internet di satu sisi membawa dampak yang positif, tetapi di sisi lain juga membawa dampak yang negatif.

Bahkan dengan segala cara acapkali ditempuh untuk mendapatkan layanan internet, termasuk meng-hack jaringan internet, dengan cara membobol password-nya. Jika tidak dipassword, maka tidak ada persoalan, karena pemiliknya memang menyediakan layanan tersebut untuk bisa dinikmati semua orang. Tetapi jika dipassword kemudian kita menjelbolnya tanpa sepengetahun yang punya maka ini jelas bermaslah.

Dalam pandangan kami meng-hack jaringan internet adalah termasuk dalam kategori ghasab yang jelas-jelas diharamkan. Sebab, itu bagian mengambil hak orang lain dengan cara yang tidak dibenarkan. “Hak” dalam konteks ini bukan hanya mencakup soal harta benda, tetapi juga yang lainnya, termasuk di dalamnya jaringan internet.

كِتَابُ الْغَصَبِ هُوَ لُغَةً أَخْذُ الشَّيْءِ ظُلْمًا وَشَرْعًا اَلْاِسْتِيلَاءُ عَلَى حَقِّ الْغَيْرِ عُدْوَانًا أَيْ بِغَيْرِ حَقٍّ وَالْحَقُّ يَشْمَلُ الْمَالَ وَغَيْرَهُ

“Penjelasan Tentang Ghasab. Ghasab secara bahasa adalah mengambil sesuatu secara zhalim, sedang menurut syara` adalah menguasai hak orang lain dengan cara yang tidak benar. Sedangkan pengertian “hak” disini mencakup harta-benda dan selainnya” (Muhammad az-Zuhri al-Ghamrawi, as-Siraj al-Wahhaj ‘ala Matn al-Minhaj, Bairut-Dar al-Fikr,tt, h. 266)

Demikian penjelasan singkat yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat, dan kita termasuk golongan orang-orang bertakwa.

Sumber: NU Online

REMBANG - Pejabat Rais Aam PBNU KH A Mustofa Bisri mengatakan, ada dua golongan yang dapat merusak agama. Pertama, orang yang berpura-pura zuhud. Kedua, berbuat kebatilan demi agama.

Poin pertama kata kiai yang akarab disapa Gus Mus, bahwa ada orang yang mengaku meninggalkan dunia, tapi perilakunya malah rakus dengan harta. Ada pula yang selalu santai-santai dalam setiap perbuatannya.

“Zuhud seng bener iku wong seng menghargai awakke dewe lan nolak kerendahan, lan pakaiannya ora selalu tembel-tembelan (zuhud yang benar itu orang yang menghargai dirinya sendiri serta menolak kerendahan, bukannya malah suka memakai pakaian compang-camping),” tuturnya saat mengaji kitab Idhatun Nasyiin di pondok pesantren Roudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah.

Poin kedua, lanjut Gus Mus, orang yang melakukan kebatilan dengan mengatasnamakan agama. Senengane ngafir-ngafirno, bid’ahno-bid’ahno, fasiq-fasiqno wong liyo, koyo yok yok oo. (Sukanya mengkafirkan-kafirkan, mengbid’ah-bid’ahkan, mengfasiq-fasiqkan orang lain, seperti benar sendiri),” terangnya, Senin sore (7/06).

Gus Mus mengutip dari Syekh Al-Gholayaniy, agama sekarang ibarat sosok tanpa nyawa, lafal tanpa makna. Sehingga orang terkadang tidak bisa membedakan antara nafsu dan semangat agama.

“Agama itu menerangi, bukan membenci. Agama itu mengajak, bukan menyepak. Agama itu rahmat, bukan kebencian. Agama itu tidak hanya teriak Allahu akbar di pinggir jalan,” tambah putra almarhum KH. Bisri Mustofa ini.

Gus Mus mengungkapkan, bahwa tidak sedikit masyarakat awam yang tertipu dengan penampilan-penampilan orang yang mengaku tokoh agama, tetapi perilakunya jauh dari ajaran agama.

“Jangan lihat jenggotanya, jubahnya, Allahu Akbarnya, tapi lihat perilakunya,” sindirnya disambut tawa santri-santri yang mengikuti pengajian kitab menjelang berbuka puasa di pesantren setempat.

Agama yang benar, tambah Gus Mus, yakni agama yang menjadi pelita bagi peradaban dan pengamalannya sebagai pembimbing kemanusiaan. Makanya, agama dapat membuat orang bahagia, sedangkan yang bikin celaka orang adalah meninggalkan agama.

Untuk itu, Pengasuh Pondok Pesantren Roudltut Thalibin ini mengajak bercermin kepada cara dakwah Nabi dengan akhlakuk karimah, kasih sayang bukan dengan kebencian. Karena dakwah itu mengajak, bukan mentakut-takuti. “Jangan kasih jalan bagi orang-orang yang mengaku tokoh agama tapi tidak mengerti agama,” tegasnya.

Sumber: NU Online

SURABAYA - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur secara institusi/organisasi mengakui siapapun presiden-wakil presiden pilihan rakyat yang terpilih secara demokratis pada Pemilu Presiden 9 Juli 2014.

Wakil Ketua PW NU Jawa Timur, HM Sholeh Hayat, menyatakan, PW NU akan mengayomi dan mengakui keabsahan siapapun yang terpilih dengan suara terbanyak dan konstitusional secara demokratis.

"Mari kita jaga persatuan dan ketenangan proses pemilihan presiden, karena Pemilu Presiden itu sebenarnya hanya salah satu tahapan dan juga hak rakyat untuk menyalurkan aspirasinya," katanya.

Sekretaris PW Muhammadiyah Jawa Timur, H Nadjib Hamid, di Surabaya, Rabu juga mengatakan yang senada.

"PW Muhammadiyah mewajibkan warganya untuk memilih dan kami mengakui pilihan sesuai aspirasi dan hati nurani masing-masing," katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Jawa Timur, Eko Sasmito, menegaskan, 30.639.897 pemilih yang menggunakan hak pilihnya pada 75.979 TPS pada Pemilu Presiden 2014 ini.

Sumber: NU Online

GAZA - Operasi Israel pada Selasa terhadap para pejuang Gaza membunuh 27 orang dan melukai lebih 100 orang, kata dinas darurat, dalam hari kekerasan yang paling banyak merenggut korban jiwa di wilayah pesisir itu sejak 2012.

Serangan-serangan udara atas Gaza membunuh 23 orang, termasuk seorang anak yang berusia delapan tahun dan dua remaja. Selain itu pasukan Israel membunuh empat pejuang Hamas yang melakukan serangan atas satu pangkalan tentara di sebelah utara jalur yang terkepung itu.

Dalam serangan terburuk itu, satu peluru kendali menghantam satu rumah di kota Khan Yunis, di bagian utara Jalur Gaza setelah orang-orang dilaporkan membentuk perisai manusia untuk melindunginya, sehingga membunuh tujuh orang.

Juru bicara dinas darurat Ashraf al-Qudra mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa dua anak remaja termasuk di antara mereka yang meninggal dan sedikitnya 25 orang lagi cedera.

Seorang anak berusia delapan tahun yang luka-luka dalam serangan itu kemudian meninggal akibat cedera yang dideritanya.

Para saksi mata mengatakan pesawat tanpa awak melepaskan tanda peringatan, yang mendorong orang-orang berkumpul di rumah itu sebagai perisai manusia dan beberapa saat kemudian satu pesawat F-16 menembakkan rudal yang meratakan rumah tersebut dengan tanah.
Menanggapi serangan itu, Hamas menyatakan "semua orang Israel" akan menjadi sasaran pembalasan.

Setelah itu dua warga Palestina terbunuh dalam satu serangan di Shejaiya, sebelah timur Jalur Gaza, kata Qudra.

Ledakan tersebut menggetarkan gedung-gedung di kota itu, dan televisi Al-Aqsa yang dikelola Hamas menayangkan ulang apa yang disebutnya video serangan tersebut. Abu dari puing-puing bangunan-bangunan itu membubung ke angkasa.

Tiga serangan udara terpisah membunuh tiga orang termasuk seorang remaja.

Satu serangan menghantam satu kendaraan, membunuh seorang pemuda, dan satu serangan di barat Jalur Gaza membunuh seorang remaja pria yang berusia 16 tahun, kata Qudra.

Serangan ketiga menghantam Deit al-Balah di bagian tengah Gaza menewaskan sorang pria Palestina, kata dia, tanpa mengidentifikasinya.

Satu serangan berikutnya pada pagi atas satu rumah di Beit Hanun di utara Jalur gaza membunuh enam orang, ujar Qudra, tanpa memberikan rincian segera.

Sebelumnya tiga orang terbunuh ketika satu serangan mengenai satu mobil di pusat Gaza City.

TV Al-Aqsa menayangkan gambar-gambar bagian-bagian jasad yang hangus terbakar sedang dimasukkan ke tandu ambulan.

Para sanak keluarga menegatakan semuanya adalah militan Hamas. Satu di antara mereka Mohammed Shaaban, 32, seorang komandan senior sayap bersenjata Hamas, Brigade Ezzedine Al-Qassam. Dia juga ketua operasi angkatan laut kelompok itu.

Tentara membenarkan menyasar Shaaban yang melukiskannya "seorang tokoh operasi Hamas"

Sumber: NU Online