diobrolin.com

Indonesia Ngobrol, Ngobrolin Indonesia

Muktamar NU di Jombang Jawa Timur pada 1-5 Agustus 2015 mendatang akan dilaksanakan di empat pesantren besar di sana. Demikian disampaikan Ketua Panitia Muktamar NU 2015, H Imam Aziz.

“Muktamar rencananya akan dilaksanakan di empat pesantren yakni pesantren Tebuireng, Tambakberas, Denanyar, dan Darul Ulum. Teknisnya baru akan dibicarakan,” kata Imam Aziz kepada NU Online di kantor PBNU Jakarta, Rabu (7/1) kemarin.

Menurutnya, saat ini PBNU sedang menyusun kepanitiaan muktamar. Selain menyiapkan muktamar, panitia akan menyiapkan beberapa kegiatan pramuktamar yang akan dilaksanakan di NTB dan Medan dan Sulawesi Selatan.

Seperti diwartakan, Rapat Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU di kantor PBNU Jakarta, Jum’at (5/12/2014) lalu, akhirnya memilih Jombang sebagai tuan rumah Muktamar ke-33 NU yang akan dilaksanakan pada 1-5 Agustus 2015 mendatang.

Dari tiga usulan daerah yang siap menjadi tuan rumah yakni Nusa Tenggara Barat (NTB), Sumatera Utara dan Jawa Timur, forum rapat akhirnya menetapkan muktamar akan dilaksanakan di Jawa Timur, tepatnya di kota santri Jombang.

Muktamar di Jombang ini akan sangat berarti karena dilaksanakan di daerah asal tiga tokoh utama pendiri NU yani KH Hasyim Asyari, KH Abdul Wahab Hasbullah dan KH Bisri Sansuri. Setelah 32 NU menggelar forum perusyawaratan tertingi, baru pada kali ini muktamar diadakan di Jombang.

Selain itu, muktamar kali ini akan menerapkan model baru pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU dengan sistem ahlul halli wal aqdi, bukan dengan model pemilihan langsung.

Sumber: NU Online

BOGOR - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama kabupaten Bogor meminta Pemerintah Kabupaten Bogor berikut instansi pemerintah terkait untuk lebih serius memerhatikan bahaya kelompok-kelompok anti-NKRI. PCNU Bogor menilai Pemkab setempat belum melakukan sesuatu untuk membendung mekarnya kelompok-kelompok radikal.

Demikian disampaikan Ketua PCNU kabupaten Bogor Romdon dalam pelantikan kepengurusan PCNU kabupaten Bogor, Selasa (6/1).

Menurut Romdon, bahaya yang mengancam keutuhan NKRI mendatang selain Narkoba ialah penyebaran paham-paham radikal. Perihal ini patut diperhatikan mengingat secara goegrafis, Bogor merupakan penyangga ibukota RI. Karenanya, Pemkab Bogor dan instansi terkait harus bertindak extra keras dalam memerangi kelompok anti-NKRI.

”Jujur saja, kelompok-kelompok itu tumbuh subur di sini. Mereka sudah masuk melalui kegiatan-kegiatan kampus. Semua itu dikuatkan dengan pemberitaan-pemberitaan di media massa selama ini. Sementara hingga kini benteng utama tampaknya baru pesantren-pesantren NU,” imbuhnya.

Sementara Ketua PWNU Jabar H Eman Suryaman mendorong warga untuk terlibat aktif dalam pemberantasan narkoba dan penyebaran paham-paham radikal.

“Saya akan instruksikan kepada Cabang, MWCNU dan Ranting bila mengetahui hal itu segera aktif melapor kepada yang berwajib,” kata H Eman.

Sumber: NU Online

CIREBON - Sebanyak 4000 peserta Perkemahan Regu Penggalang Ma’arif NU Nasional (Pergamanas) 2015 ini, akan ditempa dengan pendidikan akhlak dan tanggung jawab secara lebih mendalam. Mereka selama sepekan ke depan, diberi kesempatan untuk mengembangkan diri dalam kedisiplinan dan integritas penuh.

Demikian disampaikan Ketua Umum LP Ma’arif NU H Z Arifin Junaidi di hadapan para penggiat media saat jumpa pers di Media Center Pergamanas 2015, di pesantren KHAS Kempek, Cirebon, Rabu (7/1).

“Pergamanas diharap bisa melahirkan generasi-generasi muda atau tunas-tunas bangsa yang tangguh dan bertanggung-jawab,” katanya.

H Arifin juga mengatakan, pekan perkemahan yang akan digelar hingga tanggal 12 Januari 2015 ini tidak hanya menghadirkan tradisi kegiatan kepanduan yang biasa ditemukan dalam Jambore-Jambore nasional lainnya. Dalam Pergamanas, lanjut H Arifin, para peserta akan dilibatkan dalam tradisi ke-NUan seperti ziarah kubur, serta olimpiade pengetahuan tentang paham Aswaja.

“Dari 4000 peserta yang turut serta ini nantinya akan diberikan pengetahuan dan praktik secara bergilir atau per kelompok,” tambahnya.

Dalam konferensi pers tersebut dijelaskan, Pergamanas 2015 akan dibuka secara resmi pada Kamis (8/1) oleh beberapa menteri yang hadir dan diberi amanat oleh Wakil Presiden RI, H Moh. Jusuf Kalla.